Malang – SMP Islam Sabilurrosyad mengadakan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Penilaian pada Kamis, 20 November 2025, dengan menghadirkan narasumber Bu Dwi Utami, M.Pd, Guru Penggerak dari SMP Brawijaya Smart School. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang, melaksanakan, serta mengelola penilaian yang bermakna, sesuai dengan kebutuhan kurikulum dan perkembangan peserta didik.

Dalam pelatihan tersebut, Bu Dwi Utami menyampaikan sejumlah materi penting mengenai konsep dasar penilaian dan peran asesmen dalam pembelajaran. Beliau menjelaskan bahwa asesmen adalah proses mengumpulkan dan mengolah informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar sekaligus capaian perkembangan murid. Asesmen bukan sekadar angka, tetapi alat untuk memahami murid secara lebih utuh.

Bu Dwi juga menekankan perbedaan antara Asesmen untuk Pembelajaran (Assessment for Learning), Asesmen sebagai Pembelajaran (Assessment as Learning), dan Asesmen tentang Pembelajaran (Assessment of Learning). Guru diajak untuk memahami bahwa asesmen harus hadir sejak awal pembelajaran, di tengah proses belajar, hingga setelah tujuan pembelajaran dicapai.
Melalui contoh-contoh kegiatan, seperti meminta siswa menilai kekuatan paragraf, membuat komik perubahan wujud benda, hingga memilih gambar untuk menganalisis dampak globalisasi, peserta pelatihan diajak memahami bagaimana asesmen dapat dilakukan dengan kreatif dan tetap relevan dengan tujuan pembelajaran.

Pada sesi berikutnya, Bu Dwi memaparkan pentingnya umpan balik dalam proses belajar. Beliau menekankan bahwa penilaian bukan untuk menakut-nakuti murid, tetapi untuk membantu mereka tumbuh dan memperbaiki diri melalui umpan balik yang efektif dan humanis.
Pelatihan kemudian berlanjut pada teknis penyusunan soal, mulai dari menentukan capaian pembelajaran, indikator soal, aspek kognitif, hingga level kognitif. Guru juga diperkenalkan dengan penggunaan Kimedaka sebagai media input nilai, termasuk alur pengelolaan nilai dari pengisian jurnal harian hingga proses cetak raport.

Selain materi inti, Bu Dwi memberikan panduan mengenai telaah soal, proses validasi, serta langkah-langkah pengelolaan nilai di sekolah. Guru SPESGA dibuat lebih memahami betapa krusialnya proses evaluasi yang tepat dan akurat dalam memastikan perkembangan murid berjalan sesuai harapan.
Kegiatan pelatihan berlangsung interaktif dan diselingi permainan apersepsi agar guru semakin memahami konsep-konsep yang dipaparkan. Suasana hangat dan penuh antusiasme membuat sesi pelatihan berjalan efektif dan menyenangkan.

Salah satu guru peserta pelatihan menyampaikan, “Materi yang disampaikan Bu Dwi sangat komprehensif dan mudah dipahami. Setelah pelatihan ini, kami merasa lebih siap untuk mengelola penilaian secara profesional dan bermakna.”

Melalui pelatihan ini, SMP Islam Sabilurrosyad berharap seluruh guru dapat mengimplementasikan sistem penilaian yang lebih terstruktur, objektif, dan humanis, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan tumbuh kembang peserta didik.

Open chat
1
Assalamualaikum. Mohon Info PPDB SMP Islam Sabilurrosyad