Gasek, 17 Juli 2026 – SMP Islam Sabilurrosyad sukses menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 pada Senin–Jumat, 13–17 Juli 2026. Mengusung semangat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, dan berkarakter, kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru dengan penuh antusias.
Kegiatan MPLS Ramah dibuka secara resmi pada Senin (13/7) oleh Kepala SMP Islam Sabilurrosyad, Bapak Islahuddin, M.Pd.I. Pembukaan ditandai dengan penyematan atribut MPLS secara simbolis kepada perwakilan peserta didik baru sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, dan berprestasi.
Setelah pembukaan, peserta mengikuti perkenalan Dewan Guru dan Pengurus OSIS sebagai upaya membangun kedekatan antara warga sekolah dengan peserta didik baru. Kegiatan hari pertama kemudian dilanjutkan dengan Placement Test Al-Qur’an dan Ubudiyah untuk memetakan kemampuan awal peserta didik dalam bidang keagamaan. Selanjutnya dilaksanakan pengukuran Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), dan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebagai bagian dari pendataan kesehatan peserta didik. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi.
Memasuki hari kedua, Selasa (14/7), kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah dan murojaah Al-Qur’an. Selanjutnya peserta mengikuti kegiatan Pagi Ceria yang meliputi pengecekan denyut nadi sebelum olahraga, Senam Anak Indonesia Hebat, pengecekan denyut nadi setelah senam, serta tes fleksibilitas. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, materi Wawasan Wiyata Mandala, serta sosialisasi Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dan Sekolah Ramah Anak. Seluruh kegiatan ditutup dengan refleksi sebagai sarana evaluasi dan penguatan karakter peserta didik.
Pada Rabu (15/7), kegiatan kembali diawali dengan Sholat Dhuha dan murojaah. Peserta kemudian mengikuti deteksi dini kesehatan, dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai pencegahan penyalahgunaan NAPZA, bahaya judi online, dampak negatif game online yang berlebihan, serta pentingnya etika bermedia sosial. Materi ini diharapkan mampu membentuk peserta didik yang cerdas, bijak dalam menggunakan teknologi, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. Kegiatan hari ketiga ditutup dengan sesi refleksi.
Pada Kamis (16/7), kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha dan murojaah, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan Kurikulum SMP Islam Sabilurrosyad agar peserta didik memahami sistem pembelajaran yang akan dijalani. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan minat dan bakat.
Selain itu, peserta memperoleh materi mengenai Gerakan Rukun Sesama Teman dan Anti Bullying yang menanamkan nilai saling menghargai, menghormati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari segala bentuk perundungan.
Sesi berikutnya diisi dengan Motivasi Belajar Murid yang disampaikan oleh M. Bahtiar Arif, M.Pd, seorang fasilitator pendidikan, Instruktur Nasional, guru, dosen, sekaligus Founder GYD Malang. Melalui penyampaian yang komunikatif, inspiratif, dan penuh makna, beliau mengajak peserta didik baru untuk memiliki semangat belajar yang tinggi, berani bermimpi, disiplin, serta senantiasa menghormati dan membanggakan kedua orang tua.
Suasana aula berubah menjadi haru ketika narasumber mengajak peserta didik merenungkan besarnya kasih sayang, pengorbanan, dan perjuangan orang tua dalam mengupayakan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya. Banyak peserta MPLS tampak menitikkan air mata karena teringat kerja keras dan pengorbanan orang tua yang telah berjuang agar mereka dapat mengenyam pendidikan dan meraih cita-cita. Momen reflektif tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kesempatan belajar merupakan amanah yang harus disyukuri dengan sungguh-sungguh, melalui semangat belajar, akhlak yang baik, serta tekad untuk mengukir prestasi yang membanggakan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan hari keempat kemudian ditutup dengan Refleksi MPLS Ramah, sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan nilai-nilai positif yang telah diperoleh peserta didik selama mengikuti kegiatan.
Puncak kegiatan berlangsung pada Jumat (17/7). Setelah melaksanakan Sholat Dhuha dan murojaah, peserta menampilkan berbagai hasil kreativitas melalui kegiatan Unjuk Karya. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik baru untuk menunjukkan bakat, keberanian, kreativitas, serta kekompakan yang telah dibangun selama mengikuti MPLS.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penutupan resmi MPLS Ramah 2026, penyerahan hadiah kepada peserta dan kelompok terbaik, serta diakhiri dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan seluruh peserta, panitia, guru, dan pengurus OSIS.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah 2026, SMP Islam Sabilurrosyad berkomitmen menghadirkan masa pengenalan lingkungan sekolah yang edukatif, menyenangkan, bebas dari perundungan, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Diharapkan seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memiliki semangat belajar yang tinggi, mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap meraih prestasi.