Malang, hari Rabu tanggal 30 Juni 2021, SMP Islam Sabilurrosyad mengadakan workshop program pembelajaran Al Qur’an dengan agenda pemaparan laporan Program Al QUr’an TA 2020/2021, Rencana Penyusunan Program Al Qur’an TA 2021/2022 oleh Bpk Silva A Faizudin, S. Pd. I selaku koordinator program Al Qur’an SPESGA.

Beliau memaparkan secara singkat evaluasi program Al Qur’an yang berjalan 1 tahun terakhir mengalami sedikit peningkatan. Beberapa siswa mampu mencapai target yang sudah direncanakan oleh sekolah sejak awal.  Program Al Qur’an di SMP Sabilurrosyad ini menerapkan metode Jibril atau kemudian dikenal dengan Bil Qolam. Pihak sekolah bekerja sama dengan PIQ Pusat sebagai pencetus metode ini dalam program Al Qur’an di SPESGA. Setiap siswa akan melaksanakan ujian tahsin Bil Qolam langsung dari pengajar PIQ Pusat sebagai tahapan awal sebelum masuk ke Juz 1 dan berhak mendapatkan syahadah lulus. Program ini juga menjadwalkan adanya laporan bulanan yang diselipkan pada laporan penilaian POS sehingga orang tua/wali dapat memantau perkembangan program Al Qur’an putra-putrinya. Di tahun ini pula terdapat trobosan terbaru yang nantinya akan menjadi agenda tahunan program Al Qur’an SPESGA yaitu kegiatan Tasmi’ juz 1, 2 dan juz 30 pada setiap bulan romadlon. Kegiatan perdana ini disiarkan secara live setiap harinya di channel SMP Islam Sabilurrosyad.

Selain agenda utama diatas, workshop ini juga mendatangkan pemateri yang ahli di bidang Al Qur’an yaitu Dr KH. Moh. Muhibbin, S.H, M.H. Beliau adalah pengasuh Pondok Tahfidz Gasek sekaligus salah satu dosen yang aktif mengajar di UNISMA. Materi yang mengusung tema “Motivasi Mengajar Al Qur’an” ini dinilai penting sebagai bekal para pengajar Al Qur’an di SMP Islam Sabilurrosyad. Beliau mengatakan, setidaknya ada 5 hal yang perlu diperhatikan dalam pembinaan Al Quran, yakni adanya pengklasifikasian kelas sesuai dengan kemampuan siswa, adanya target waktu capaian, tersedianya tempat khusus bagi penghafal Al Qur’an, mengajarkan dengan talaqqi dan adanya evaluasi capaian perolehan siswa.

Beliau juga memotivasi kepada guru agar mempunyai sikap yang tlaten, tekun dan menjaga keistiqomahannya  ketika mengajar. Hindari memarahi siswa dan bangun suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Beliau juga mengatakan “Kemuliaan seseorang tergantung pada bagaimana dia berinteraksi dengan Al Qur’an, tidak cukup hanya dengan membaca atau mentadabburinya akan tetapi juga mengamalkannya”.

Open chat
1
Assalamualaikum. Mohon Info PPDB SMP Islam Sabilurrosyad