MALANG – 21 Agustus 2021, SMP Islam Sabilurrosyad Gasek Malang melakukan sosialisasi kegiatan implementasi pendidikan anti korupsi. Kunci utama pendidikan anti korupsi adalah menanamkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan akhlak mulia yang tercermin dalam karakter jujur, peduli, mandiri, disiplin kerja keras, berani, tanggung jawab dan adil. Penguatan pendidikan karakter di sekolah kami lakukan dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler melalui program-program keteladanan, pembiasaan dan pembelajaran.
Penerapan perilaku anti korupsi dan prilaku keteladanan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana, seperti kepedulian terhadap lingkungan yang ditujukan oleh keberanian siswa dalam menegur temannya bila berbuat salah. selanjutnya membangun budaya anti korupsi melalui pembiasaan, pemberian penghargaan dan sanksi. Dan terakhir mengintegrasikan pendidikan anti korupsi melalui intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler. Seperti halnya dalam pelaksanaan semua kegiatan sekolah termasuk kegiatan kesiswaan yang ditangani oleh OSIS seperti kegiatan PHBI maupun PHBN diawali dengan pengajuan proposal, pelaksanaan kegiatan didokumentasikan dan setelah kegiatan panitia wajib membuat laporan pertanggung jawaban. Dalam hal ini peserta didik belajar mengelola kegiatan dengan akuntabel dan transparan.
“Implementasi pendidikan anti korupsi sangat penting untuk diterapkan kepada peserta didik mulai usia dini, agar anak-anak terbiasa dengan perilaku-perilaku yang positif.” Ujar kepala sekolah dalam sosialisasinya.