Malang – SMP Islam Sabilurrosyad menyelenggarakan Spesment (Spesga Student Achievement) 2025 pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Aula Spesga mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi atas capaian prestasi akademik siswa sekaligus momentum mempererat silaturahmi antara sekolah, wali santri, dan pengasuh pesantren.
Acara dibuka oleh Embun dan Aiqin Dalila selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Farhan. Suasana khidmat semakin terasa saat seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon, sebagai wujud cinta tanah air dan komitmen kebangsaan dalam bingkai keislaman.
Selanjutnya, Kepala SMP Islam Sabilurrosyad menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya penghargaan terhadap proses belajar dan kerja keras siswa. Beliau menyampaikan bahwa SPESMENT bukan semata perayaan hasil, tetapi juga bentuk motivasi agar siswa terus berkembang secara akademik dan berakhlak mulia.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penampilan Banjari Arrosyad yang menghadirkan lantunan shalawat penuh kekhusyukan. Setelah itu, kegiatan inti Gelar Prestasi Akademik dan Non Akademik digelar sebagai bentuk penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi. Acara di Aula Spesga kemudian ditutup dengan doa bersama.
Usai kegiatan di aula, Bapak/Ibu wali santri diarahkan menuju masjid untuk mengikuti ramah tamah yang dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah oleh Abah Yai Marzuki Mustamar. Dalam tausiyahnya, Abah Yai memberikan nasihat penuh hikmah tentang pentingnya pendidikan, adab, dan sinergi antara keluarga, sekolah, dan pesantren dalam membentuk generasi yang unggul.
Rangkaian SPESMENT 2025 ditutup dengan kegiatan sowan ke ndalem pengasuh, kemudian pengambilan rapor oleh wali santri di kelas masing-masing. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan terasa kuat, menandai berakhirnya semester dengan penuh syukur dan harapan.
Melalui Spesment 2025, SMP Islam Sabilurrosyad berharap semangat berprestasi siswa semakin meningkat, serta terjalin kolaborasi yang harmonis antara sekolah, orang tua, dan pesantren dalam mendukung pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.