Malang – SMP Islam Sabilurrosyad menggelar kegiatan Jelajah Santri 2026 pada Sabtu, 15 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang bertujuan untuk mengasah keterampilan, kekompakan, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan peserta didik melalui berbagai tantangan kepramukaan dan keagamaan.

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh peserta. Setelah apel, Jelajah Santri 2026 secara resmi dibuka oleh Bapak Islahuddin, S.S, M.Pd.I selaku Kepala Sekolah. Pembukaan ditandai dengan pelepasan burung secara simbolis oleh masing-masing Pinru (Pemimpin Regu) dan Kepala Sekolah, sebagai tanda dimulainya perjalanan setiap regu untuk mengikuti berbagai tantangan yang telah disiapkan.

Dalam Jelajah Santri 2026, peserta harus melewati lima pos dengan tantangan yang berbeda. Setiap pos dirancang untuk menguji kemampuan, ketangkasan, pengetahuan, kreativitas, dan kerja sama antarpeserta. Pos pertama berisi tantangan Sandi Morse dan Semaphore (SMS) yang menguji kemampuan komunikasi menggunakan kode. Pos kedua adalah PBB (Peraturan Baris-Berbaris) yang menekankan kedisiplinan, ketepatan gerakan, dan kekompakan regu.

Selanjutnya, peserta menuju Pos 3 Tali-Temali yang menguji keterampilan membuat dan menggunakan berbagai simpul. Pada Pos 4, peserta menghadapi tantangan Kepramukaan dan Keagamaan yang memadukan pengetahuan kepramukaan dengan wawasan keagamaan. Sementara itu, Pos 5 menjadi tantangan terakhir berupa yel-yel, yang memberikan kesempatan kepada setiap regu untuk menunjukkan kreativitas, semangat, dan kekompakan mereka.

Selama mengikuti perjalanan dari satu pos ke pos lainnya, para peserta menunjukkan antusiasme dan semangat yang tinggi. Beragam tantangan yang diberikan menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk belajar bekerja sama, mengambil keputusan, bertanggung jawab terhadap tugas, serta menghargai peran setiap anggota dalam sebuah regu.

“Kegiatan Jelajah Santri sangat seru dan menantang. Saya paling suka saat melewati pos tali-temali dan yel-yel karena kami harus benar-benar kompak dengan anggota regu. Selain mendapatkan pengalaman baru, kegiatan ini juga mengajarkan kami untuk bekerja sama, disiplin, dan tidak mudah menyerah,” ungkap Fitri, salah satu peserta Jelajah Santri 2026.

Setelah seluruh regu menyelesaikan rangkaian tantangan, kegiatan Jelajah Santri 2026 ditutup tepat pada pukul 12.00 WIB. Penutupan dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada regu-regu terbaik sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kerja keras, dan kekompakan selama mengikuti kegiatan.

Berdasarkan hasil penilaian, Regu Rajawali berhasil meraih Juara 1, disusul Regu Scorpio sebagai Juara 2, Regu Tulip sebagai Juara 3, Regu Violet sebagai Juara 4, dan Regu Lotus sebagai Juara 5. Pengumuman tersebut disambut dengan antusias oleh seluruh peserta.

Melalui Jelajah Santri 2026, Spesga berharap peserta didik mendapatkan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membentuk karakter positif. Nilai kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, kreativitas, tanggung jawab, sportivitas, serta semangat pantang menyerah diharapkan dapat terus diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di Spesga tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Melalui pengalaman langsung, peserta didik diajak untuk belajar menghadapi tantangan, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi diri dalam suasana yang edukatif sekaligus menyenangkan.

Open chat
1
Assalamualaikum. Mohon Info PPDB SMP Islam Sabilurrosyad